NEWS HIGHLIGHT

Thursday, 04 October 2018 16:30 wib
Lembaga Sensor Film Indonesia Apresiasi MNC Group untuk Tontonan Berkualitas

JAKARTA – Kerja keras dan komitmen MNC Picture memenuhi serta mematuhi aturan yang ditetapkan berbuah manis. Salah satu unit bisnis MNC Group itu mendapat apresiasi dari Lembaga Sensor Film (LSF) Indonesia karena memberikan hiburan berupa tontonan yang berkualitas.

Hal tersebut diungkapkan langsung oleh Ketua LSF Ahmad Yani Basuki saat melakukan ‘Sosialisasi Sensor Film dan Budaya Sensor Mandiri’ di MNC Studios, Kebon Jeruk, Jakarta, Kamis (4/10/2018).

“Saya mendapatkan sambutan yang luar biasa datang ke sini (MNC Studios) dan mengucapkan banyak terima kasih. Kami sangat mengapresiasi MNC yang bergerak di sektor hiburan karena sudah mematuhi beberapa aturan perfilman,” kata Ahmad Yani Basuki.

MNC Group, imbuh Ahmad, merupakan mitra yang paling dekat dengan LSF dan sering melaporkan materi dalam hal persensoran. Terbukti, selama satu tahun ini total 4.557 materi yang masuk ke Lembaga Sensor Film.

“Tahun ini terhitung dari Januari sampai sekarang, terkumpul 2.529 materi yang disensorkan RCTI, lalu 1.297 dari GTV, dan 806 dari MNCTV. Paling sedikit iNews TV sebanyak 25, mungkin karena iNews TV lebih banyak menyiarkan berita,” sambung Ahmad.

Selain itu, MNC Group juga sudah menerapkan sensor mandiri seperti yang sedang LSF gencarkan saat ini. Ada tiga hal yang membuat LSF terkesan dengan program-program MNC Group, yakni ‘Triple Sensor’ yakni ‘No Kekerasan, No Ras, dan No Sex’.

Direktur Corporate Secretary MNC Group Syafril Nasution mengatakan, LSF memberikan izin kepada MNC Pictures untuk melakukan sensor sendiri tehadap konten-konten film atau sinetron yang diproduksi sendiri.

“LSF tadi banyak memberikan masukan tentang sensor mandiri. Jadi sebelum diberikan kepada LSF, kami sudah menyensor sendiri. Sehingga ini akan membantu cepat,” jelas Syafril.

MNC Pictures adalah rumah produksi milik MNC Group. Sejak berdiri pada tahun 2005, MNC Pictures telah memproduksi beragam program dengan konten yang berkualitas dalam bentuk drama dan non drama yang meliputi film, film televisi, dan serial televisi/sinetron, variety show, reality show, musik, dokumenter dan magazine.

 

Sumber: www.mncupdate.com